131. 778 Orang Terjaring Proses Yustisi di Sumbar, Kesadaran Prokes Masyarakat Rendah

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto melahirkan kesadaran masyarakat yang masih rendah menerapkan protokol kesehatan (prokes) menyebabkan kasus Covid-19 di daerah ini langsung bertambah.

“Potensi kerumunan yang masih berlaku di area publik & ketidakpatuhan masyarakat terhadap penerapan prokes di daerah tersebut menjadi faktor utama kasus Covid-19 bertambah, ” sekapur Toni melalui keterangan tertulis di Padang, Sabtu (5/6).

Selain tersebut, kata dia, masih tersedia kalangan masyarakat di wilayah ini yang tidak percaya pada virus Covid-19, sehingga mereka tidak mengindahkan seruan pemerintah untuk menerapkan prokes.

Hal tersebut, katanya, dibuktikan dari buatan Operasi Yustisi yang digelar Polda Sumbar hingga 3 Juni 2021 tercatat 131. 778 orang dan 2. 108 pelaku usaha mengabaikan prokes.

Daripada jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 126. 216 karakter diberikan sanksi kerja sosial dan denda uang dengan total sebesar Rp 185. 100. 000.

Dia mengatakan upaya pengerjaan dan pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan dengan mengampanyekan melalui media cetak maupun media sosial, serta imbauan melalui alat peraga pada area publik.

“Optimalisasi bhabinkamtibmas dan akselerasi dalam Operasi Yustisi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes, ” kata dia. [gil]