Airlangga: UU Cipta Kerja Terobosan Historis Tanpa Desakan dan Paksaan Siapapun

Merdeka. com semrawut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengutarakan, kehadiran UU Cipta Kerja perlu diapresiasi sebagai jalan keluar menghadapi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19. Airlangga mengatakan, Omnibus Law Menjadikan Kerja merupakan terobosan historis dengan lahir tanpa desakan dan paksaan. Karena lahir berkat kerja serupa pemerintah, DPR, dan elemen masyarakat.

“Pada esensinya, UNDANG-UNDANG Cipta Kerja adalah sebuah terobosan historis, sebab untuk pertama kalinya reformasi ekonomi Indonesia dilakukan lewat lembaga perwakilan yang demokratis, minus desakan dan paksaan siapapun, ” ujar Airlangga dalam pidato HUT Golkar, Sabtu (24/10).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mengatakan, UU Cipta Kerja akan mengatasi kebutuhan lapangan kerja. 3 juta generasi muda lulus dari berbagai tingkat, serta akibat pandemi menyebabkan 3 juta penganggur baru.

“Selain itu, menggunakan undang-undang strategis ini, kita mau membuka kesempatan luas kepada semua pihak untuk berusaha dan mengutarakan usaha mereka, khususnya sektor Jalan Kecil dan Menengah, atau UMKM, ” kata Airlangga.

UU Cipta Kerja juga bakal menyederhanakan dan memangkas aturan dengan berbelit. Airlangga mengatakan, pemerintah lantaran pusat maupun daerah menjadi penggerak bukan penghambat.

Dia menuturkan, dalam kondisi pandemi itu Indonesia menjadi negara pertama melaksanakan reformasi struktural dan reformasi birokrasi.

“Kita harus besar, bahwa dalam situasi keprihatinan era ini, Indonesia menjadi negara mula-mula yang melakukan langkah-langkah reformasi struktural dan reformasi birokrasi untuk menawan masa depan yang lebih tertib, ” kata Airlangga.

“Itulah esensi pemikiran yang berkecukupan di balik terobosan besar UU Cipta Kerja. Dengan semua ini, kita ingin bergerak lebih cepat lagi dalam mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, ” pungkasnya. [ded]