Berkedok Investasi Edinar, ASN dalam Inhu Riau Tipu Warga Hingga Rp60 Miliar

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com – Belum hilang kasus penipuan arisan bodong, kini penipuan yang sejenis kembali mudarat warga Kabupaten Indragiri Desa, Riau. Kali ini, pelakunya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Inhu berinisial IH.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Efrizal mengatakan, kerugian akibat kegiatan penipuan atau penggelapan yang dilakukan IH mencapai Rp60 miliar. Dia menyebutkan, modus aksi penipuan ini ialah investasi Edinarcoin Gold (EDRG) yang merupakan coin digital dengan platform EDC Blockchain.

“Dalam investasi itu masyarakat dijanjikan keuntungan sebesar 0, 5 komisi per hari. Atau 15 persen setiap bulannya. Pelaku menghimpun dana dari kelompok dengan instrumen perdagangan buatan yang seolah-olah adalah aktiva Kripto, ” kata Efrizal kepada merdeka. com, Rabu (17/3).

Pelaku diduga menggunakan sistem rencana Ponzi dengan berlandaskan pranata usaha bernama PT Indragiri Digital Aset Indonesia. Aksinya telah dijalankan sejak mula 2019 hingga pertengahan 2020 lalu.

“Sedikitnya ada 3. 445 akun member atau masyarakat dengan sudah menjadi korban. Para korban tergiur keuntungan dan percaya bahwa coin EDRG buatan IH telah memiliki pengakuan dari negara. Real produk itu adalah suatu token yang merupakan turunan dari coin digital serta induknya EDC, ” jelasnya.

Menurutnya, Biar pun berbentuk token, EDRG itu juga tidak mampu dianggap aset digital. Sebab, aset digital kripto dibuat harus dengan basis distributed ledger technology.

“Awalnya pelaku melakukan pembicaraan jual beli coin EDRG ini sendiri saja menggunakan rekening pribadinya di 5 akun bank, yaitu semenjak bulan Januari-Juli. Kemudian dia dengan rekannya mendirikan PT Indragiri Digital Aset Indonesia untuk melanjutkan bisnisnya, ” ucap Efrizal.

Dari keterangan pelaku, dengan didapatkan dari member dengan diterima sebagian diputarkan untuk membeli coin EDC di bursa. Sementara sebagian teristimewa disimpan untuk membayar keuntungan bagi anggota yang terlebih dahulu bergabung dengannya. Makna akan didapat member setelah tiga bulan bergabung.

“Katanya keuntungan ini dari penjualan coin EDRF dalam akun member kepada pelaku. Pelaku membuat seolah oleh bursa atau market itu asli dalam perdagangan aset kripto, ” tuturnya.

Petugas kepolisian menyita beberapa barang fakta dari tangan pelaku. Seperti bukti transfer ke rekening Bank Mandiri milik karakter, kwitansi pembelian coin EDRG, profil akun EDRG milik korban.

Ada juga rekening koran dua tahun terakhir milik karakter, data penjualan coin EDRG data member PT. Indragiri Digital Aset Indonesia, masukan pembelian coin EDC, 3 unit komputer, 2 unit ac, 1 unit corong mesin hitung uang.

“Kita akan aksi lanjut menginventarisir aset-aset milik IH. Baik yang hidup dan aset tak berjalan. Saat ini terancam bab 378 dan atau kausa 372 KUHP Jo perkara 64 KUHP, ” tandasnya. [bal]