Gubernur Banten Instruksikan Penutupan Sementara Destinasi Wisata Hingga 30 Mei

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Merdeka. com – Pada H+3 Lebaran, sejumlah tempat wisata di Provinsi Banten dipadati wisatawan dari berbagai kawasan dan ditemukan pelanggaran adat kesehatan. Untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus Covid-19, Gubernur Banten Wahidin Halim menginstruksikan penutupan sementara destinasi wisata.

“Hasil monitoring mengindikasikan terdapat antusiasme anjangsana wisatawan telah menimbulkan kerawanan yang ditandai dengan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan dalam sejumlah destinasi wisata sehingga hal tersebut dapat menimbulkan risiko meningkatnya penyebaran Corona Virus Disease 19 pada wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Banten. ”

Demikian isi petikan surat instruksi gubernur seperti disampaikan Besar Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Astuti dengan juga merupakan juru cakap satgas Covid-19 Provinsi Banten, Sabtu (15/5).

Ati mengungkapkan, penutupan itu dilakukan atas dasar monitoring yang dilakukan selama perut hari yakni tanggal 14 dan 15 Mei.

“Penutupan sementara destinasi wisata di provinsi banten dimulai tgl 15 Mei 2021 Pukul 21. 00 WIB sampai tanggal 30 Mei 2021, ” katanya.

Dalam petunjuk Gubernur Banten dengan nomor surat No. 556/901-Dispar/2021 tersebut memerintahkan kepada semua bupati dan wali kota buat menutup sementara destinasi turisme di wilayah masing-masing untuk sementara.

“Wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata, sangat padat & ramai. Hal ini menimbulkan timbulnya kerumunan yang mau berpotensi peningkatan kasus Covid-19 dari klaster wisata, ” ungkap Ati.

Untuk diketahui salah satu destinasi wisata yang dipadati pengunjung yakni Pantai Anyer dan Pantai Carita. Berdasarkan pantauan, lokasi wisata di dua tempat tersebut dipadati pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan. [bal]