Gubernur Sulsel Ditangkap KPK, PDIP Bicara Hukum Dipakai buat Jatuhkan Orang

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com porakporanda Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap oleh KPK dalam Jumat (26/2) malam. Pemimpin Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Jawa Tengah, Jelas Wuryanto menduga, ada peluang Nurdin lupa diri sebab kekuasaan atau ada bagian yang ingin menjatuhkan.

“Orang baik dalam politik tidak cukup, kadang-kadang lupa diri. Bisa serupa kekuasaannya diincar orang asing, bisa. Dan alat untuk menjatuhkan orang hari itu memakai penegakkan hukum. Harus disadari, kadang alat penegakkan hukum dipakai untuk memerosokkan orang kan bisa. Sebab ini Gubernur, saya tak curiga tapi namanya karakter politik, ” kata Bambang Wuryanto di Semarang, Minggu (28/2).

Dia menyebut saat ini metode hukum harus dipatuhi serta diikuti dengan baik. Bila memang bersalah maka dihukum.

“Tapi kita semua harus tetap tegak lurus pada hukum, jika dihukum, jalani baik-baik, ” ungkapnya.

Real, Nurdin Abdulah itu dikenal orang yang santun serta religius. “Sepengetahuan saya Gubernur Sulsel ini santun, salatnya 5 waktu, juga kerap berikan ceramah dan menurut saya, feeling saya dia orang baik. Tetapi orang baik di dalam politik tidak cukup, kadang-kadang lengah, ” ujarnya.

Diketahui, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tertangkap tangan KPK pada Jumat (26/2) suangi. Nurdin ditangkap bersama Edy Rahmat selaku Sekretaris Biro Pekerjaan Umum dan Kaidah Ruang (PUTR) Sulsel & Agung Sucipto selaku kontraktor proyek.

Ketiganya terjerat kasus suap rencana pedestrian wisata di Bira, Bulukumba. Nurdin diketahui menerima suap melalui Edy Balasan sebagai perantaranya dari Agus Sucipto sebagai pemberi uang sogok senilai Rp 2 miliar. Nurdin diketahui juga menerima suap dari kontraktor asing, sehingga total uang yang diterima mencapai Rp 5, 4 miliar. [rnd]