Jatim Waspadai Penambahan Kasus Covid-19 saat Libur Akhir Tahun

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Merdeka. com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan tengah mewaspadai adanya daya penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19, akibat tingginya mobilitas masyarakat pada libur perayaan Natal, dan tahun baru.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Malang , mengutarakan bahwa pada saat ada libur panjang, tingkat interaksi antarmasyarakat menemui peningkatan cukup tinggi, dan berpotensi menyebarkan virus Corona.

“Menjelang libur panjang akhir tahun, kita bisa melihat data, kala terjadi interaksi masyarakat yang mobilitasnya tinggi, maka ada kecenderungan peningkatan kasus COVID-19 yang cukup istimewa, ” kata Khofifah, di Tanah air Malang, Jawa Timur, Sabtu (5/12).

Menurut Khofifah, bersandarkan data yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Timur, peningkatan interaksi asosiasi tersebut terjadi pada saat libur perjamuan Idul Fitri, peringatan 17 Agustus, termasuk pada libur panjang simpulan Oktober hingga awal November 2020.

“Ketika melihat petunjuk seperti itu, maka tentu kita harus membangun kewaspadaan, dan kehati-hatian, termasuk kesiapsiagaan, bahwa akan ada libur panjang akhir tahun, ” kata Khofifah.

Sebab karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan melakukan koordinasi secara jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten kota, termasuk badan terkait seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Perhimpunan Rumah Rendah Seluruh Indonesia (Persi).

“Pelapisan koordinasi ini memang harus kami lakukan, dan tentu secara cek lapangan, ” kata Khofifah.

Di Jawa Timur, saat ini ada empat kawasan yang berstatus zona merah, atau wilayah yang memiliki risiko luhur penyebaran COVID-19. Empat daerah itu adalah Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, dan Kota Tekak.

Tercatat, di Jawa Timur, secara keseluruhan ada 64. 440 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total kasus tersebut, sebanyak 56. 386 pasien dinyatakan segar, 4. 550 orang dilaporkan meninggal dunia, dan sisanya berada pada perawatan. [ded]