Kok Minum Air Saat Sajian Pedas Justru Memperburuk Agaknya?

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Lepas. com – Jika Anda merupakan penggila pedas, mungkin Anda akan senang-senang saja bila menghabiskan satu bungkus keripik pedas level, atau mi rebus dengan puluhan cabai rawit. Namun banyak diantara kita yang seringkali termenung dengan rasa pedas dengan tak terduga, dan seringkali langsung berkeringat dan menelan bergelas-gelas air.

Namun seringkali hal tersebut tak berguna. Meski menelan hingga lambung kembung, seringkali air tak meredakan persepsi pedas di lidah kita. Mengapa demikian?

Mari kita awali dengan mengapa rasa pedas terjadi.

Sensasi Pedas

Sebelumnya, pedas ternyata bukanlah rasa. Melainkan Sensasi. Ini terjadi disebabkan oleh senyawa capsaicin yang terkandung dalam cabai. Senyawa ini berinteraksi dengan reseptor rasa kecil yang bernama TRPV1, dengan oleh reseptor tersebut hendak dianggap seperti mendeteksi benda panas. Sehingga sensasi sengit di mulut, oleh akal dianggap sebagai rasa panas layaknya disiram air mendidih.

Tubuh bereaksi dengan mengeluarkan air serampangan, atau tiba-tiba ingusan. Kejadian ini juga membuat kita bereaksi dengan mencari minuman untuk diminum. Intensitas capsaicin pun berpengaruh, di mana makin banyak capsaicin, bahkan pedas sensasi yang kita terima.

Layaknya Air & Minyak

Nah, karena capsaicin adalah molekul non-polar yang akan lebur di substansi non-polar lain, maka minum air untuk mengatasi rasa pedas adalah hal yang buruk. Sebab jika kita meminum minuman yang merupakan substansi polar, ia akan bereaksi kepada capsaicin layaknya air & minyak yang tidak bersemuka.

Hal ini akan makin memperparah mengalami pedas karena capsaicin makin menyebar ke seluruh ruang mulut.

Bila Anda memilih meminum susu atau produk olahan susu, hal tersebut adalah opsi yang tepat. Pasalnya, susu mengandung molekul non-polar. Molekul ini akan melarutkan capsaicin dan menghilangkannya dari sombong.

Semoga bermanfaat. [idc]