KPK: Penangkapan Bupati Nganjuk Diduga Terkait Jual Beli Jabatan

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Lepas. com – Wakil Ketua Premi Pemberantasan Manipulasi (KPK) Nurul Ghufron menyebut penangkapan Tumenggung NRH berkaitan dengan suap jual beli jabatan dalam Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Jawa Timur. Penangkapan dikerjakan tim penyidik KPK di dalam Minggu (9/5) sore.

“Diduga TPK (tindak pidana korupsi ) dalam lelang jabatan, ” ujar Ghufron saat dikonfirmasi, Senin (10/5).

Ghufron belum bersedia membeberkan kontruksi kasus yang membuat NRH diamankan tim penindakan KPK. Menurut Ghufron, tim penyidik masih bekerja mengusut perkara itu.

“Detilnya kita sedang memeriksa, bersabar dulu nanti kita ekspose, ” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Tumenggung Nganjuk, Jawa Timur, berinisial NRH. Informasi dihimpun Liputan6. com, penangkapan dilakukan tim penindakan KPK terhadap NRH terjadi pada Minggu (9/5) sore.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan operasi penangkapan itu. Namun Ghufron belum bersedia menjelaskan lebih jauh soal penangkapan yang dilakukan pihaknya kali ini.

“Siapa saja dan berapa uang yang diamankan kita sedang melakukan pemeriksaan, ” kata Ghufron saat dikonfirmasi Senin (10/5).

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan kedudukan hukum NRH dan pihak yang tertangkap tangan lainnya.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6. com [gil]