Mari ke TPS Rayakan Demokrasi secara Protokol Kesehatan

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Merdeka. com – Setelah melalui proses tahapan yang panjang, hari ini, (9/12) pesta demokrasi Pemilihan Serentak 2020 mengambil tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

Pemerintah dan KPU telah melakukan sosialisasi melalui berbagai media untuk mengedukasi masyarakat biar menjadi Pemilih yang cerdas, segar dan damai. Pemilihan Serentak 2020 yang dilakukan di masa pandemi diharapkan dapat berjalan dengan demokratis, sebagai ajang keterlibatan warga negara dalam menentukan masa depan kerabat.

Direktur Jenderal Bahan dan Komunikasi Publik (IKP) Departemen Komunikasi dan Informatika Prof. Dr. Widodo Muktiyo mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama warga negara dengan sudah terdaftar sebagai Pemilih, buat menghilangkan apatisme dan memilih secara rasional agar menghasilkan pemimpin bernas.

“Untuk itulah oleh karena itu rasionalitas kita untuk memilih di era demokrasi ini mesti kita dorong terus. Mari kita hilangkan apatisme publik, mari kita hilangkan sesuatu yang justru tidak akan mendukung proses demokrasi yang telah menjadi pilihan kita semuanya, ” ujarnya Widodo.

Menurut Widodo, cara melahirkan sistem kebijakan yang demokratis dan berkualitas lengah satunya adalah melalui Pemilihan dengan tengah berlangsung saat ini. Pemilihan merupakan bukti bahwa setiap masyarakat negara memiliki derajat yang setara, yaitu memiliki hak suara yang sama tanpa melihat status sosial. Selain itu, Widodo mengharapkan semesta elemen masyarakat dapat mengambil hikmah positif pemilihan di tengah pandemi sebagai kesempatan untuk mengeliminir politik pragmatis.

“Berikan suaramu kepada yang calon (kepala daerah) yang terbaik. Mudah-mudahan pemimpin dengan lahir nanti adalah pemimpin yang transformatif dan membawa daerah menjelma lebih baik, ” ujarnya.

Meskipun Pemilih tengah pada euphoria pesta demokrasi, namun Widodo meminta masyarakat mematuhi seluruh aturan kesehatan yang sudah disiapkan KPU. Hal senada juga disampaikan sebab Menteri Koordinator Politik, Hukum & HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD. Menkopolhukam juga mengajak masyarakat bersama-sama membuktikan bahwa semua masyarakat bisa asi disiplin menerapkan protokol kesehatan selama proses Pemilihan hingga nanti kala penetapan pemenang kepala daerah.

“Tolong di hari H, datang berbondong-bondong ke TPS sesuai dengan jam, jadwal yang sudah ditentukan oleh KPU dan ikuti protokol kesehatan yang ditentukan sebab KPU. Dan jangan membuat keributan. Biasanya keributan itu terjadi sesudah perhitungan suara dan sebagainya. Semuanya harus berlaku proporsional dan santun demi kebaikan kita bersama, ” pesannya,

Pemilihan Besar Daerah dikatakan Mahfud merupakan pesta dari rakyat dan untuk rakyat yang harus diisi dengan jalan hadir di TPS dan menyerahkan suara demi kemajuan daerah & negara.

“Silakan berikan suara Anda karena satu suara Anda akan menentukan masa depan Anda, sekurang-kurangnya menentukan nasib Anda di bawah kepemimpinan selama 5 tahun ke depan, ” perkataan Mahfud. [hrs]