Pemprov Jabar Fokuskan APBD Untuk Penanganan Corona & Pemulihan Ekonomi

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengarahkan agar DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) dan Persediaan TKDD (Transfer ke Daerah & Dana Desa) Tahun 2021 puluhan triliun dimaksimalkan untuk penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi.

Hal itu mengemuka saat dirinya menyerahkan DIPA dan Dana TKDD 2021 secara simbolis di Plaza Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (3/12). Ini merupakan awal sejak rangkaian proses pelaksanaan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) Tahun 2021 yang telah disepakati DPR.

“Mari kita fokuskan anggaran itu untuk memaksimalkan penanganan Covid-19. Maksimalkan bantuan sosial kepada daerah yang tingkat ekonominya masih terkendala, karena bantuan sosial ini diberikan ketika adanya pengetatan (terkait) kesehatan di beberapa daerah, ” katanya melalui siaran pers yang diterima.

Untuk daerah Provinsi Jabar, dana APBN Tarikh 2021 telah dialokasikan melalui DIPA satuan kerja kementerian/lembaga adalah Rp51, 1 triliun dengan kegiatan tersebar di 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Di antaranya, satuan kegiatan (satker) lingkup Kota Bandung sebesar Rp21, 6 triliun, Kabupaten Bogor (Rp2, 8 triliun), Kota Enau (Rp2, 3 triliun), Kab. Sumedang (Rp1, 5 triliun), dan Kab. Subang (Rp1, 4 triliun). Satker lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Jabar sebesar Rp6, 6 triliun meliputi kegiatan infrastruktur jalan (Rp3, 4 triliun), Sumber Daya Air (Rp617, 4 miliar), pendidikan (Rp390, 3 miliar), pemulihan ekonomi (Rp386, 9 miliar), kesehatan (Rp76, 1 miliar), perumahan (Rp19, 5 miliar), sosial (Rp17, 7 miliar), & lainnya (Rp1, 7 triliun).

Sementara besaran Dana TKDD adalah Rp68, 7 triliun dengan rincian antara lain dana transfer lingkup Pemda Provinsi Jabar sejumlah Rp16, 4 triliun dan pemberian transfer ke daerah lingkup kabupaten/kota sebesar Rp52, 0 triliun yang salah satunya meliputi Dana Daerah Rp5, 6 triliun bagi 5. 312 desa di Jabar.

Terkait pemulihan ekonomi di Jabar, ia mengatakan akan menggunakan anggaran TKDD untuk mendorong daerah ketahanan pangan, pariwisata lokal, dan digitalisasi desa.

“Kita coba bantu digitalisasi desa buat optimalisasi jual-beli di sektor UMKM dan manfaatkan juga potensi turisme lokal untuk pemulihan ekonomi. Ketahanan pangan juga penting sehingga nantinya pangan ini akan menjadi primadona Jabar di pascapandemi Covid-19, ” pungkasnya. [fik]