Petugas Selidiki Dugaan Penculikan Siswi Garut yang Viral pada Medsos

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com – Seorang siswi asal Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut yang berinisial KR (17) diduga hilang diculik. Kabar tersebut menyebar di sejumlah media sosial serta menjadi perbincangan warganet. Polisi pun kini tengah melaksanakan penyelidikan.

Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Resor Garut, Ipda Wahyono Aji mengatakan bahwa pihaknya saat ini memang tengah melakukan penyelidikan terkait hilangnya KR. Penyelidikan dilakukan pihaknya karena KR diduga lenyap karena diculik usai mendaftarkan kegiatan bimbingan belajar pada wilayah hukumnya.

“Kabar yang kita sanggup dari media sosial, KR ini hilang sejak Minggu (7/3). Kita masih melakukan penyelidikan karena ada dua informasi yang berkembang di media sosial. Kabar pertama, KR ini diculik betulan dan yang kedua cuma nge-prank atau menjahili selalu, ” ujarnya saat dihubungi, Senin (8/3).

Dugaan penculikan, dijelaskan Aji, muncul karena pengakuan KR kepada salah satu keluarganya saat mengirim pesan. Di pesan tersebut KR mengiakan dibawa seseorang menggunakan mobil putih dan mengaku medium ada di kawasan hutan yang tidak dikenalnya.

Untuk dugaan ngeprank, lanjut Aji, muncul setelah pihaknya melakukan penyelidikan dalam mana beredar pula kehormatan di media sosial dengan satu diantara menyebut aksi KR kepada temannya.

“Namun kita masih melaksanakan pendalaman, mana yang betulnya. Apakah memang hilang diculik atau nge-prank, ” jelasnya.

Hingga zaman ini, menurut Aji, pihaknya belum menerima laporan daripada pihak keluarga terkait dugaan penculikan yang menimpa KR. Dari informasi yang diterimanya, pihak keluarga mengaku sudah melakukan pelaporan dugaan penculikan kepada pihak kepolisian .

Saat merdeka. com mengabulkan penelusuran, pihak keluarga tahu mendatangi kantor polisi daerah Garut Kota untuk melangsungkan konsultasi terkait hilangnya lengah satu anggota keluarganya.

Namun dari bahan yang diterima dari anggota kepolisian, keluarga saat itu diarahkan untuk melakukan pemberitahuan ke Polsek Tarogong Kidul, karena KR diduga gaib diculik usai melakukan kegiatan bimbingan belajar di daerah Kecamatan Tarogong Kidul.

“Hasil keterangan tatkala dari bapaknya KR, hingga saat ini memang anaknya belum pulang. Untuk tempat bimbingan belajarnya memang sungguh ada di wilayah kaidah kita dan kita telah cek lokasinya. Bapaknya kita panggil untuk dimintai petunjuk, ” katanya.

Aji memastikan bahwa pihaknya akan mengungkap kebenaran kabar hilangnya pelajar tersebut untuk memberikan kepastian kepada umum.

“Benar ataupun tidaknya KR ini menjelma korban penculikan, semoga mampu kita pastikan agar tidak simpang siur, ” tutup Aji. [ray]