Tempat Ngaji di Garut Dibakar Warga yang Kesal karena Ustaz Cabuli Muridnya

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Merdeka. com – Sebuah tempat mengaji anak-anak di Desa Dangiang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Senin (5/4) malam dibakar oleh warga. Aksi pembakaran dikerjakan karena ustaz di wadah itu melakukan aksi pelanggaran kepada salah satu pengikut perempuan.

Plh Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Muslih mengatakan bahwa aksi pembakaran tempat mengaji itu dilakukan secara spontan oleh warga setempat. Pembakaran dilakukan setelah mereka hangat mengetahui bahwa ustaz yang biasa mengajari anak-anaknya mengaji ternyata melakukan perbuatan porno.

“Sebetulnya, masyarakat itu sudah mencurigai semenjak lama, namun baru tadi malam bisa dipastikan bahwa ustaz itu melakukan kesibukan pencabulan. Jadi pembakaran spontanitas dilakukan oleh warga, sebab tempat yang seharusnya dimanfaatkan untuk ngaji, tapi ternyata guru ngajinya ada perbuatan cabul, seneng sama santriwatinya, ” ujarnya, Selasa (6/4).

Muslih mengucapkan bahwa ustaz yang diduga melakukan aksi pencabulan terhadap muridnya itu berinisial RS (41). RS diketahui ialah pendatang dan mengajar ngaji anak-anak di desa tersebut.

Dari bahan yang diterimanya, RS diduga mencabuli salah satu muridnya yang masih berusia 17 tahun. “Aksi pencabulan diketahui dilakukan pada Jumat, 12 Maret 2021 di Wisma PGRI, Jalan Pasundan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, ” kata Muslih.

Aksi pencabulan tersebut pun menurutnya baru diketahui oleh orang tuanya beberapa saat sebelum aksi pengabuan terjadi. Sebelumnya, orang primitif korban pun sempat rambang karena ada perubahan tabiat. Setelah memastikan, warga biar melakukan pembakaran tempat mengaji yang berupa bangunan tunas permanen.

Pihak kepolisian , menurut Muslih sudah menerima laporan dari orang tua korban terkait aksi pencabulan dengan dilakukan oleh RS pada anaknya. Pihak kepolisian, masa ini masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.

“Korbannya sampai sekitar ini yang laporan hangat satu orang. Modusnya sedang dalam penyelidikan, karena korbannya sekarang lagi dimintai bukti oleh UPPA (Unit Pelestarian Perempuan dan Anak), Satreskrim Polres Garut. Pelaku masih dalam penyelidikan, kita tunggu nanti, ”

Muslih menjelaskan, aksi pengabuan tersebut sempat beredar pada media sosial. Dalam kabar yang beredar, yang dibakar adalah sebuah pesantren, pada Desa Dangiang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

“Kami klasifikasi berdasarkan buatan cek TKP dari bagian reskrim dan identifikasi Satreskrim polres Garut, bahwa dengan terbakar tersebut adalah dengan dibakar massa di sini merupakan sebuah bangunan semi tetap yang dipergunakan oleh pemilik rumah tersebut untuk mengajar ngaji. Semacam itu (madrasah), tapi belum terdaftar serupa, masih diselidiki, ” jelasnya. [bal]