Tersua Menjajakan Diri Saat Pandemi, 10 PSK Dibawa ke Panti Sosial di Tunggal

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Merdeka. com – Jajaran Polresta Surakarta kembali menggelar operasi bodoh Selasa (2/3) malam. Sesudah Sabtu malam lalu lulus menangkap 36 pekerja syahwat komersial (PSK), kali ini 10 orang wanita tuna susila berhasil diamankan.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, 10 PSK ditangkap dari 3 lokasi berbeda di Kecamatan Laweyan. Segenap PSK yang ditangkap dibawa ke Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama, Jongke, Laweyan Solo.

“Ada 10 orang PSK yang kita amankan. Mereka kita bawa ke Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama dilakukan pembinaan, ” ujar Ade Safri, Rabu (3/3).

Menurut Ade, para-para PSK itu akan mendaftarkan pelbagai pelatihan selama enam bulan agar mendapatkan kepandaian sebagai modal kerja. Sehingga mereka tidak kembali terjun ke dunia prostitusi.

Ade mengatakan, di Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui Program Solo Bebas Pekat menjadi rencana unggulan tersebut, dimaksudkan untuk mewujudkan Kota Solo terbebas dari penyakit masyarakat.

Ade menerangkan, berdiam pekat digelar pukul 22. 00 WIB hingga pukul 24. 00 WIB. Sudah ditangkap, 10 PSK itu didata. Dari 10 orang itu, diketahui 9 karakter merupakan pendatang dari tanah air di Jawa Tengah. Namun seorang lainnya merupakan masyarakat Solo.

Kepolisian juga memproses berkas aksi pidana ringan (tipiring). Kami konsisten dan satu frekuensi bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mewujudkan Solo aman, damai, dan sehat, ” kata dia.

Akhir pekan lalu, Polresta Surakarta juga menggelar operasi yang serupa di wilayah Kestalan dan Gilingan. Dalam berdiam yang dihadiri Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka itu, personel gabungan menangkap sebanyak 36 PSK.

Wali Kota Surakarta, menyampaikan dalam razia pekat wilayah di Gilingan serta Kestalan seluruh orang yang ditangkap akan dibina sebab Dinas Sosial. Gibran mengiakan selama blusukan, banyak mencapai keluhan masyakat tentang denyut yang meresahkan. [gil]