Tumenggung Merangin Siapkan Hukum Adat Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Mandiri. com – Bupati Merangin H Al Haris akan memberlakukan hukum adat untuk memberi sanksi bagi masyarakat yang menentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19, di Bumi Tali Menjemput Tambang Teliti Kabupaten Merangin.

“Ada wujud warga kita lebih cenderung malu kalau dikenai asas adat, dari pada kena hukuman ditegur, didenda ataupun disuruh push up, ” kata Bupati Al Haris di Merangin, Jambi, Kamis (11/3) seperti dilansir Kurun.

Akan diberlakukannya hukum adat tersebut nyata bupati, mengingat sanksi dengan diberikan selama ini pada pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19, tidak membuat buntut jera bagi para pelakunya.

Sanksi kebiasaan ini jelas bupati, hendak menjadi model baru untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 atau pun Covid macam baru lainnya. Melalui norma adat itu akan membikin warga lebih patuh menaati protokol kesehatan.

Sekarang ini lanjut Al Haris, Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi Kabupaten Merangin sedang mengkaji perihal tersebut. Apakah masyarakat yang mengenai protokol kesehatan pencegahan Covid-19, itu, relevan mendapatkan adat adat.

Terpisah, Ketua LAM Jambi Kabupaten Merangin H Abdulah Kompos menegaskan, saat ini SUNDAL Jambi Kabupaten Merangin sedang berembuk perihal tersebut.

“Kita akan rumuskan kira-kira sanksi apa yang akan cocok. Jelasnya ‘Layak makan judu alu santap patut’. Tidak mungkin kita berikan sanksi kerbau seekor atau beras seratus, ” terang H Abdulah Gemuk. [bal]